Momen bencana gempa berkekuatan 6, 9 SR yang berlangsung Jumat, (15/12) yang lalu telah berlalu dua minggu. Tetapi duka beberapa korban yang kehilangan rumah karna rubuh sampai saat ini belum juga hilang.
Di dalam keadaan ekonomi yang porak poranda, beberapa korban mesti berjuang supaya bisa menegakkan kembali kusen pintu rumah mereka hingga dapat dihuni sekali lagi.
baca juga : harga satuan pekerjaan tukang
Kabupaten Cilacap lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap dengan bertahap mendistribusikan pertolongan logistik serta bahan bangunan pada beberapa korban.
Petugas BPBD hari ini menyalurkan pertolongan bahan bangunan pada beberapa korban gempa di Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut. Desa Panikel termasuk juga lokasi terdampak gempa paling kronis diantara desa-desa terdampak beda di Kabupaten Cilacap.
related post : harga papan kayu
Berlainan dengan penyaluran pertolongan ditempat beda, pengiriman pertolongan di lokasi kampung laut mesti lewat perairan memakai perahu. Pertolongan berbagai bahan bangunan ditempatkan di badan perahu menuju desa maksud di Kecamatan Kampung Laut.
Kepala Bagian Kedaruratan serta Logistik BPBD Cilacap Martono menyebutkan, pertolongan bahan bangunan itu diperuntukkan untuk 15 Kepala Keluarga (KK) yang tempat tinggalnya rubuh, dan 15 KK beda yang tempat tinggalnya alami rusak berat karena gempa.
” Ini sisi dari tanggap darurat pemerintah untuk mengurangi beban beberapa korban, ” katanya
Menurut Martono, mengingat luasnya efek bencana, sesaat ini, pertolongan bahan bangunan diutamakan untuk korban yang tempat tinggalnya masuk kelompok rubuh atau rusak berat karena gempa.
Mengenai type bahan bangunan yang didapatkan pada beberapa korban diantaranya asbes, triplek serta semen.
Pertolongan ini datang dari beragam unsur, mulai Pemerintah Kabupaten Cilacap, Badan Usaha Punya Negara (BUMN), Badan Usaha Punya Daerah (BUMD), perusahaan swasta, dan elemen orang-orang beda.
Efek gempa yang demikian luas serta kronis di Cilacap sudah memantik kepedulian baik pemerintah ataupun swasta untuk menolong mengurangi beban beberapa korban.
” Pertolongan datang dari pemerintah, BUMN, BUMD serta swasta untuk korban gempa, ” katanya
Lokasi terdampak gempa nyaris rata di semua kecamatan di Kabupaten Cilacap. Data paling akhir yang terhimpun, (21/12), efek rusaknya itu menyebar di 88 desa pada 21 Kecamatan di Cilacap. Dari 1. 198 infrastruktur yang rusak, 74 salah satunya adalah rumah rubuh atau rata dengan tanah, 171 rumah beda rusak berat, 166 rusak tengah, serta 761 bangunan rumah yang lain alami rusaknya enteng.
Terkecuali rumah, infrastruktur beda yang rusak terdampak gempa mencakup 3 gedung sekolah, 2 bangunan pasar serta 19 infrastruktur yang lain. Angka kerugian materi yang terkena orang-orang karena rusaknya infrastruktur itu menjangkau Rp 8. 974. 688. 000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar