Secara terpisah, Manager Marketing Kalindo Land, Cecep Prayitno, menambahkan untuk rumah kelas real estate, harga rumah di proyek ini tergolong cukup terjangkau. Kalindo sendiri memang membuka tawaran harga mulai Rp486 juta.
Baca Juga: besi hollow
“Itu dengan harga tanah masih sekitar Rp3 jutaan per meter persegi dibandingkan perumahan lain yang rata-rata di atas Rp4 juta sampai Rp5 jutaan per meter persegi. Kami berani tawarkan harga lebih rendah 10 sampai 20 persen,” tutur Cecep.
Baca Juga: Harga Besi Beton
Cecep mengatakan penjualan Villa Bogor Indah di semester pertama ini cukup bagus. Dalam sebulan rata-rata terjual 30 unit rumah.
Artikel Terkait: Wiremesh
Ia berharap target tahun ini bisa melebihi capaian penjualan tahun lalu yang mencapai target penjualan Rp50 miliar.
Ihwal target pasar, Cecep melanjutkan, adalah konsumen yang dari segi penghasilannya sekitar Rp7 juta.
Sementara untuk produk seharga Rp1 miliar diperuntukkan bagi konsumen berpenghasilan berkisar Rp20-30 juta per bulan.
Sementara untuk produk seharga Rp1 miliar diperuntukkan bagi konsumen berpenghasilan berkisar Rp20-30 juta per bulan.
Dibangun di lahan 12,5 hektar, lanjut Cecep, rencananya Kalindo akan membangun 728 unit rumah di dalam 7 klaster.
Saat ini, sekitar 30 persen atau 250 unit sudah terjual atau sudah masuk klaster keempat tahap pemasarannya. Saat ini, lanjut Cecep, beberapa tipe yang dipasarkan adalah tipe Viola seharga Rp486 juta sampai tipe Bloomeria (98/112) seharga Rp1,3 miliar.
Ke depan pihaknya akan menambah lahan sekitar 9 hektar dengan tambahan 500 unit rumah. “Tingkat kenaikan harga rata-rata itu 15 persen per tahun, dan kami yakin tembus.
Kami optimistis tahun ini bisa masuk target lagi sampai Rp60 miliar, apalagi karena bank bisa memberikan suku bunga ringan sehingga angsurannya bisa terjangkau,” pungkas Cecep.