Direktorat Jenderal Pemasyarakat (Ditjen PAS) Kementerian Hukum serta HAM lakukan penyeragaman warna bangunan Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Pemasyarakatan di semua lokasi Indonesia dengan cara serentak. Ini dikerjakan untuk menyamai warna gedung bangunan UPT Pemasyarakatan di semua nusantara menjadi jati diri diri untuk mengabdi pada negeri.
Penyeragaman warna bangunan UPT Pemasyarakatan di semua Indonesia ini adalah dobrakan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami. Wanita yang sempat menjabat Kepala Biro Rencana Kementerian Hukum serta HAM RI ini juga lakukan pekerjaan peninjauan serta blusukan dengan mengecat tembok bangunan di UPT Pemasyarakatan lokasi DKI Jakarta serta Tangerang pada Minggu, 20 Mei 2018 tempo hari.
Pekerjaan ini dikerjakan menjadi bentuk implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomer : PAS-05. OT. 02. 01 Thn 2018 mengenai Standarisasi Warna Bangunan Gedung UPT Pemasyarakatan. Keseragaman warna bangunan itu dituangkan dalam filosofi warna abu abu muda, merah hati, serta putih. Penjabaran dari warna abu abu muda merupakan melambangkan tanggung jawab, profesional, keseriusan, kecerdasan, stabilitas, keamanan serta ketenangan.
Baca Juga: cat dulux
“Hal ini bisa dimaknai jika kita mesti melakukan tiap-tiap pekerjaan serta manfaat pemasyarakatan dengan penuh tanggung jawab, cerdas, profesional serta serius supaya terbentuk pemasyarakatan yang aman, tenang, serta aman, ” kata Utami dalam tayangan tercatat yang di terima SINDOnews pada Senin (21/5/2018).
Baca Juga: ukuran wiremesh
Menurut Utami, filosofi merah hati melambangkan beberapa hal yang intensif serta penuh gairah semacam kepercayaan, pikiran kreatif, kemampuan, gairah, cinta, keberanian, kemampuan, kehangatan, serta keindahan. Hal seperti ini bisa dimaknai jika dalam melakukan pekerjaan serta manfaat pemasyarakatan mesti dibarengi dengan penuh kepercayaan, keberanian, semangat, serta penuh kreatifitas supaya terwujud service pemasyarakatan yang sempurna.
Artikel Terkait: Jasa Tukang Bangunan
Sedang penjabaran dari warna putih yakni, melambangkan kesucian, kebersihan, kedamaian, permintaan maaf, spiritualitas, ke-Tuhan-an, serta kesederhanan. “Hal ini bisa dimaknai jika pemasyarakatan merupakan tempat untuk menyucikan serta bersihkan diri dari semuanya kekeliruan yang sempat dikerjakan dan mendekatkan diri pada Tuhan supaya jadi pribadi yang sangat baik serta kembali pada orang-orang jadi warga negara yang baik, ” papar wanita pertama yang menjabat Dirjen Pemasyarakatan itu.
Bukan sekedar mengecat tembok UPT Pemasyarakatan saja, wanita pertama sebagai pucuk pimpinan Pemasyarakatan ini pun menyediakan makanan berbuka puasa buat warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Klas IIA Jakarta Timur (Rutan Pondok Bambu) serta Instansi Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Jakarta (Lapas Pondok Bambu).
“Tolong dijaga makanan yang telah bagus ini, masakannya serta aromanya nikmat. Kita pun lihat kolak untuk berbuka komplet dengan santan serta gula dan jumlah yang disiapkan cukup sudah bagus. Walau makanan untuk berbuka puasa yang kita sediakan telah bagus, sangat baik lagi untuk kita naikkan, sebab bila puasa kita memberi makanan yang terenak itu merupakan pahala buat kita, ” pesan Utami waktu menyediakan makanan berbuka puasa.
Utami menjelaskan, Ditjen PAS selalu berupaya untuk melakukan perbaikan pemasyarakatan keseluruhannya baik itu sdm ataupun bangunan dan sarana fasilitas serta prasarana yang ideal untuk tingkatkan service pada orang-orang, dan untuk berbakti pada negara dan bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar