Sabtu, 13 Oktober 2018

Beginilah Kisah Pelaku Industri Logam di Kabupaten Tegal

Nilai ganti Rupiah pada Dollar AS kembali naik, bahkan juga tembus lebih Rp 15 Ribu.

Lemahnya nilai ganti rupiah dengan cara langsung berefek besar buat aktor Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di lokasi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Baca Juga: besi hollow 

Sekarang, banyak aktor usaha menjerit karena bahan baku yang diperlukan harga nya naik.

Satu salah satunya ialah beberapa pengrajin atau entrepreneur industri manufaktur logam.

Mereka tidak miliki alternatif lain terkecuali mesti mengefisiensi produk.

Baca Juga: besi sloof 

Direktur PT Style Tehnik Logam, Sahudin menjelaskan, sebagian besar bahan baku alami kenaikan.

"Dengan dollar naik, kami harus terpaksa lakukan efisiensi produk," tutur Sahudin, waktu didapati Tribunjateng.com, dalam tempat industrinya, Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Rabu (10/10/2018).

Ia menyebutkan, sebelumnya harga bahan baku berbentuk biji besi cuma sekitar Rp 8500 per kg.

Tetapi saat ini, lanjut Sahudin, naik jadi Rp 12 ribu per kg.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar