Selasa, 08 Mei 2018

Inilah Penyebab Bahan Bangunan dalam Gudang Raib di Tengah Proyek Tol Cimaci

Yang memiliki gudang diisi bahan bangunan di Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, rugi sampai beberapa ratus juta rupiah.

Sofyan (66), yang memiliki gudang, tidak untung karna harta bendanya dicuri sesudah bangunan kepunyaannya dibongkar pelaksana project pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci) di lokasi setempat sekitaran dua minggu kemarin.

" Bila dihitung-hitung kerugiannya sekitaran Rp 300 juta-an karna yang hilang berbentuk keramik, kloset, furniture, serta besi, " kata Sofyan, Minggu (22/4/2018).

Baca Juga: harga keramik kamar mandi

Sofyan mengakui gudang seluas 697 mtr. persegi itu juga belum juga dibayar oleh pemerintah.

Artikel Terkait: harga pintu kamar mandi

Berlainan dengan warga beda, mereka telah memperoleh uang ubah rugi hingga tempat tinggalnya telah dikosongkan.

Baca Juga: harga kusen aluminium 

" Karna miliki saya belum juga dibayar, jadi barang di gudang tidak saya pindahkan. Tapi tahu-tahu dibongkar serta barang saya hilang dicuri orang, " kata Sofyan.

Sofyan menyebutkan, tidak sempat menghalangi sistem pembangunan tol yang digagas pemerintah pusat itu. Bahkan juga dia ikhlas satu bagian tanahnya yang beda dibayar dengan harga terjangkau.

" Tanah saya terlebih dulu telah dibayar sebesar Rp 2, 8 juta per mtr.. Angka ini begitu kecil di banding warga beda yang dibayar Rp 5 juta hingga Rp 15 juta-an, " kata Sofyan.

Sofyan menyebutkan, sebelumnya bangunannya dibongkar dia pernah memperoleh sambungan telepon dari PT Waskita Karya Tbk., sebagai kontraktor serta investor tol itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar